Minggu, 25 Desember 2011

konsep dasar SI

Sesungguhnya yang dimaksud sistem informasi tidak harus melibatkan komputer, sistem informasi yang menggunakan komputer biasa disebut sistem informasi berbasis komputer (computer based information system atau CBIS), tetapi dalam prakteknya sistem informasi lebih sering dikait-kaitkan dengan komputer. Berikut beragam definisi sistem informasi :

1. Turban, McLean, dan Wetherbe (1999)

Sistem informasi adalah sebuah sistem informasi yang mempunyai fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.

2. Bodnar dan HopWood (1993)

Sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna.

3. Alter (1992)

Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah perusahaan.

Sistem informasi Manajeman

Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.

Tujuan Umum
Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.
Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dam dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas:
Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.

SIM merupakan kumpulan dari sistem informasi:
Sistem informasi akuntansi (accounting information systems), menyediakan informasi dan transaksi keuangan.
Sistem informasi pemasaran (marketing information systems), menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.
Sistem informasi manajemen persediaan (inventory management information systems).
Sistem informasi personalia (personnel information systems).
Sistem informasi distribusi (distribution information systems).
Sistem informasi pembelian (purchasing information systems).
Sistem informasi kekayaan (treasury information systems).
Sistem informasi analisis kredit (credit analysis information systems).
Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development information systems).
Sistem informasi analisis software
Sistem informasi teknik (engineering information systems).

Strategi Implementasi Sistem Informasi Pada Usaha Kecil dan Menengah

Pendahuluan

Penerapan Sistem Informasi pada sebuah Bisnis secara umum dan Usaha Kecil dan Menengah khususnya diyakini dapat meningkatkan daya saing dengan cara memberikan nilai tambah pada produk dan layanan yang dihasilkannya.

Peningkatan daya saing ini sangat diperlukan mengingat tantangan yang muncul akibat penerapan system perdagangan bebas menuntut setiap bisnis untuk bisa menghasilkan produk dan layanan yang lebih baik dan lebih murah.

Sistem informasi secara definisi merupakan suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam perusahaan atau organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi.

Komponen-komponen dalam sebuah sistem informasi antara lain : teknologi informasi, proses dan prosedur, struktur organisasi, sumber daya manusia, produk, pelanggan, supplier, rekanan dll.

Untuk bisa membuat formulasi strategi implementasi sistem informasi terbaik pada usaha kecil dan menengah, kita perlu memahami berbagai hal yang menjadi bagian dari sebuah sistem informasi itu sendiri.

Dari penjelasan di atas jelas terlihat bahwa teknologi informasi hanya merupakan bagian dari sebuah sistem informasi. Komponen lainnya lebih banyak berhubungan dengan karakteristik dari sebuah organisasi bisnis.

Saya melihat ada dua faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan penerapan sistem informasi pada usaha kecil dan menengah.

Faktor pertama adalah faktor teknologi informasi (faktor eksternal). Di dalamnya mencakup pemilihan teknologi yang tepat.
Faktor kedua adalah faktor internal yang sangat terkait dengan sumber daya manusia dan organisasi
Faktor Pemilihan Teknologi Informasi Yang Tepat

Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang berhubungan dengan pengolahan data menjadi informasi dan proses penyaluran data/informasi tersebut dalam batas-batas ruang dan waktu (Indrajit, 2003).

Dengan berpegang pada definisi ini, terlihat bahwa komputer hanya merupakan salah satu produk dalam domain teknologi informasi. Sistem Operasi, Modem, Router, Oracle, SAP, Printer, Multimedia, Cabling System, VSAT, dan lain sebagainya, merupakan contoh dari produk-produk teknologi informasi.

Memilih teknologi yang tepat itu adalah sebuah keharusan. Lantas teknologi seperti apa yang tepat untuk dipilih sebagai solusi? Hal ini tentu sangat bergantung kepada kebutuhan yang khusus dari sebuah organisasi.

Secara umum yang mungkin bisa menjadi pertimbangan adalah sebagai berikut :

Biaya yang Terjangkau
Interoperability atau kemampuan untuk bisa berhubungan dengan platform yang berbeda
Relatif Mudah digunakan
Jaminan dukungan untuk berkembang mengikuti perkembangan bisnis
Beberapa pertanyaan yang juga baik untuk ditanyakan saat melakukan pemilihan teknologi yang tepat antara lain :

Apakah memiliki kemampuan untuk di upgrade?
Apakah bisa di kembangkan dan dikustomisasi tanpa bantuan vendor ?
Apakah aplikasi nya cukup fleksibel?

Faktor Sumber Daya Manusia

Penguasaan teknologi informasi memiliki hubungan kausalitas dengan tingkat pemanfaatan internet dan e-commerce pada Usaha Kecil Menengah yang tersebar di Propinsi Jawa Barat (Yuan, 2004).

Kemampuan sumber daya manusia yang menguasai teknologi informasi dan sistem informasi telah terbukti mempengaruhi pemanfaatan teknologi informasi di usaha kecil menengah.
Semakin tinggi kemampuan sumber daya manusia yang menguasai teknologi informasi, semakin tinggi pemanfaatan sistem informasi dan teknologi informasi pada usaha kecil menengah.
Kendati demikian, seperti yang telah dipaparkan sebelumnya bahwa penerapan sistem dan teknologi informasi merupakan keharusan agar usaha kecil menengah bisa bersaing dan meningkatkan usahanya.


Levy dan Powell (2002) dalam Sembiring (2003) menyarankan bahwa Usaha Kecil dan Menengah harus mengikuti empat tahap dalam mengadopsi IT.

Tahap pertama adalah efisiensi adopsi IT untuk pengendalian, terutama keuangan
Tahap kedua adalah koordinasi untuk meningkatkan customer care melalui integrasi teknologi
Tahap ketiga adalah kolaborasi, dan hal yang pertama dilakukan adalah memfokus pada hubungan yang berlangsung pada industry value chain, begitulah caranya KUKM berkomunikasi dan bertukar informasi dengan pelanggan dengan menggunakan sistem seperti email dan internet.
Tahap keempat adalah inovasi yang merupakan sebuah keutuhan dan sangat penting pada dunia industri.
Outsourcing Sebagai Solusi Alternatif

Menurut wikipedia, outsourcing adalah sebuah proses dimana terjadi pengalihan pekerjaan kepada pihak ketiga.
Perusahaan melakukan outsourcing dengan beberapa tujuan sbb :


Meningkatkan fokus bisnis
Usaha kecil menengah akan lebih berfokus pada core bisnis nya
Meningkatkan daya saing karena peningkatan skill IT vendor outsourcing.
Sementara outsourcing provider akan menghususkan diri dalam membangun beberapa skil unggulan dalam sistem dan teknologi informasi pada saat yang bersamaan usaha kecil menengah yang menggunakan jasa mereka akan mendapatkan keuntungan karena akan selalu terupdate dalam hal teknologi
Membagi resiko biaya operasional dan investasi.
JIka usaha kecil menengah melakukan semuanya sendiri, maka mereka juga harus mengatur resiko terhadap biaya operasional dan investasi, dengan mengalihkan sebagian proses, hal ini secara otomatis telah membagi resiko biaya operasional dan investasi
Berikut ini beberapa hal yang mungkin bisa dilakukan dalam rangka mengalihkan sebagian proses dan pengadaan yang berkaitan dengan sistem dan teknologi informasi :

Melakukan kontrak sewa terhadap perangkat teknologi informasi seperti PC, Server, Printer dll
Jika memungkinkan menggunakan layanan sistem informasi yang bersifat “hosted”, atau dikelola oleh pihak ketiga. Walaupun pada saat ini penyedia jasa “hosted solution” ini masih terbatas pada layanan tertentu seperti web hosting, email hosting atau layanan pelanggan / crm.
Untuk menghindari kegagalan atau kekecewaan dalam proses outsourcing, sebuah perjanjian atau kontrak kerja yang baik perlu dibuat antara usaha kecil menengah dan vendor outsourcing.
Dokumen Service Level Agreement (SLA) perlu dibuat dengan cukup lengkap untuk menghindari adanya perselisihan dikemudian hari. Secara umum SLA ini berisi layanan apa saja yan diberikan penyedia jasa outsorcing yang dijanjikan.

Internet Marketing-Bisnis Online Dan E-commerce

Isi Artikel :

1. Internet Marketing
2. E-commerce
3. Bisnis Online
4. Ebook Gratis Bisnis Online Dan Internet Marketing

1. Internet Marketing – Pemasaran Internet

Pemasaran Internet atau Internet Marketing adalah segala usaha yang dilakukan untuk melakukan pemasaran suatu produk atau jasa melalui atau menggunakan media Internet atau jaringan www. Kata e dalam e-pemasaran ini berarti elektronik (electronic) yang artinya kegiatan pemasaran yang dimaksud dilaksanakan secara elektronik lewat Internet atau jaringan syber. Dengan munculnya teknologi Internet dalam beberapa tahun ini, banyak istilah baru yang menggunakan awalan e-xxx, seperti halnya: e-surat, e-business, e-gov, e-society, dll.

Banyak orang beranggapan bahwa pemasaran Internet adalah segala hal yang berhubungan dengan mencari uang di Internet, yang sebetulnya hal ini tidak benar. Perlu diketahui bahwa ratusan bahkan ribuan program mencari uang di Internet adalah kegiatan yang dilarang dan merupakan kecurangan alias penipuan yang hanya menguntungkan untuk orang-orang tertentu saja.
Kegiatan pemasaran Internet umumnya meliputi atau berkisar pada hal-hal yang berhubungan dengan pembuatan produk periklanan, pencarian prospek atau pembeli dan penulisan kalimat-kalimat pemasaran atau copywriting. Pemasaran internet atau e-pemasaran ini secara umum meliputi kegiatan pembuatan desain web (web design), periklanan dengan menggunakan baner, promosi perusahaan lewat mesin pencari informasi (mesin pencari), surat elektronik atau e-surat (e-mail), periklanan lewat e-surat (email advertising), pemasaran afiliasi (affiliate marketing), advertensi interaktif (interactive advertising), dll.

2. Perdagangan Elektronik _E-commerce

Perdagangan elektronik atau e-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.

2.1. Sejarah Perkembangan e-commerce

Istilah “perdagangan elektronik” telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik.
Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunya istilah yang lebih tepat “perdagangan web” — pembelian barang dan jasa melalui World Wide Web melalui server aman (HTTPS), protokol server khusus yang menggunakan enkripsi untuk merahasiakan data penting pelanggan.
Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protokol aman seperti HTTPS memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000 banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.

2.2. Faktor Kunci Sukses Dalam e-commerce

Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
1. Menyediakan harga kompetitif
2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
7. Mempermudah kegiatan perdagangan

2.3. Masalah e-commerce

1. Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
2. Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.

2.4. Aplikasi Bisnis

Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
• E-mail dan Messaging
• Content Management Systems
• Dokumen, spreadsheet, database
• Akunting dan sistem keuangan
• Informasi pengiriman dan pemesanan
• Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
• Sistem pembayaran domestik dan internasional
• Newsgroup
• On-line Shopping
• Conferencing
• Online Banking/internet Banking
• Product Digital/Non Digital

2.5. Perusahaan Terkenal

Perusahaan yang terkenal dalam bidang ini antara lain: eBay, Yahoo, Amazon.com, Google, dan Paypal.

2.6. Kecocokan Barang

Ada beberapa barang yang cocok dijual secara elektronik seperti barang elektronik kecil, musik, piranti lunak, fotografi, dll. Barang yang tidak cocok seperti barang yang memiliki rasio harga dan berat yang rendah, barang-barang yang perlu dibaui, dipegang, dicicip, dan lain-lain.

3. E-bisnis_Bisnis Online

E-bisnis (Electronic Business, atau “E-business”) atau Bisnis Online adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-bisnis memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-bisnis juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.
Dalam penggunaan sehari-hari, e-bisnis tidak hanya menyangkut e-dagang (perdagangan elektronik atau e-commerce) saja. Dalam hal ini, e-dagang lebih merupakan sub bagian dari e-bisnis, sementara e-bisnis meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet ( Internet Marketing ). Sebagai bagian dari e-bisnis, e-dagang lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet. Dengan menggunakan sistem manajemen pengetahuan, e-dagang mempunyai goal untuk menambah revenu dari perusahaan.
Sementara itu, e-bisnis berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-bisnis memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.

Jumat, 23 Desember 2011

Analisis Bisnis Percetakan

Usaha percetakan membutuhkan berbagai proses untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan sehingga mereka akan mencetak ulang. Usaha ini bisa dilakukan pada pagi hari atau malam hari, tergantung pesanan. Jika pesanan semakin besar, maka waktu yang dibutuhkan juga semakin banyak sehingga mesin bekerja 24 jam. Salah satu peralatan yang dibutuhkan adalah mesin cetak.

Mesin yang sering dipergunakan dikenal sebagai mesin Toko yang harga terbarunya Rp 75 juta. Mesin ini mampu mencetak sebanyak 5.000 lembar per jam dengan isian satu folio, tetapi hanya mencetak satu warna (hitam-putih). Anda dapat juga memakai mesin bekas yang harganya Rp 25 juta-Rp 30 juta, tergantung usia mesin.

Umumnya orang yang memulai usaha ini menggunakan mesin bekas, sambil belajar mengenal mesin dan memahami problem permesinan. Apabila usaha sudah semakin besar, maka dapat digunakan mesin yang lebih mahal yang saat ini harganya sekitar Rp 3 miliar. Mesin ini dapat mencetak empat warna dengan kemampuan mencetak 10.000 lembar dengan isian 9 folio.

Harga mesin bekas dengan kemampuan sama sekitar Rp 700 juta untuk mesin buatan tahun 1994. Biasanya pengusaha yang berpengalaman dalam usaha ini tidak membeli mesin terbaru jika order yang diterima besarnya tidak enam kali harga mesin. Uraian penggunaan mesin sudah jelas menyatakan, usaha ini harus dimulai dengan mesin bekas.

Selanjutnya, dibutuhkan mesin potong kertas karena sangat vital sekali untuk membuat rapi hasil cetakan. Harga mesin potong kertas terbaru Rp 17 juta, tetapi pengusaha dapat juga mencari mesin bekas dengan harga minimum Rp 10 juta dengan kemampuan masih dapat diandalkan. Agar mesin potong tidak mubazir, pengusaha dapat menerima pesanan potong kertas dengan pendapatan Rp 500 per kilogram kertas.

Pengusaha juga dapat membeli mesin master, tetapi sebaiknya pekerjaan diberikan kepada pemilik mesin saja. Saat ini satu master seharga Rp 5.000. Jika banyak pekerjaan membuat master, maka mesin ini mutlak diperlukan.

Pengusaha juga memerlukan operator mesin yang sekaligus memelihara mesin. Pengusaha sebaiknya merekrut mereka yang lulus STM jurusan mesin agar pengusaha tidak kerepotan apabila mesin rusak. Gaji operator Rp 1,5 juta-Rp 2,5 juta. Kemudian, dibutuhkan pembuat lay-out menggunakan komputer dengan pendidikan minimum SLTA dengan gaji Rp 750.000 per bulan.

Risiko Usaha

Memulai usaha ini dapat menggunakan gedung minimum 50-100 meter persegi dengan biaya sewa Rp 7,5 juta-Rp 15 juta per tahun. Letak gedung usaha sebaiknya di pinggir jalan agar dapat dilihat berbagai pihak, terkecuali target pasarnya sangat berbeda. Apabila pesanan sudah banyak, maka pengusaha dapat menggunakan ruko dengan sewa Rp 75 juta per tahun.

Pengusaha juga harus mempunyai pegawai rendahan, minimum satu orang, dengan gaji sebesar biaya UMR. Tugas mereka mengantarkan barang dan merapikan hasil cetakan. Biaya listrik dan air tergantung pemakaian. Pengusaha minimum membayar listrik sebesar Rp 500.000 per bulan.

Dalam memproses cetakan, pengusaha membutuhkan tinta cetak, flat, dan buruh yang biayanya sekitar 10 persen dari nilai produksi. Secara kasar perhitungan hasil cetakan, ongkos cetak secara rata-rata Rp 10 per lembar. Jika menambah satu warna, maka tambahan biaya sekitar Rp 10. Sebagai bahan cetakan, minimal adalah kertas HVS 70 gram yang harganya Rp 50-Rp 55 per lembar. Jika memakai HVS 80 gram, maka biayanya Rp 60 per lembar.

Biaya pokok produksi telah diuraikan, selanjutnya harga jual produk cetakan dinilai dengan harga pokok produksi ditambah margin yang diinginkan. Pengusaha percetakan biasanya mengambil margin 25 persen, tetapi bisa lebih kecil apabila pesanan cetakan semakin banyak.

Pemasaran bisnis dapat dimulai dengan mencetak keperluan kantor sehingga dapat melakukan penawaran ke kantor-kantor. Teman terdekat sebagai pelanggan pertama dapat dipergunakan. Namun, banyak juga pengusaha yang mengejar cetakan dari departemen karena sekali mencetak pesanan sangat banyak. Hubungan baik dengan berbagai pihak sangat diperlukan untuk mendapatkan pesanan besar.

Uraian sebelumnya memberi gambaran bahwa apabila ingin memulai usaha ini dapat dilakukan dengan modal Rp 75 juta. Pengusaha harus bekerja keras dalam satu atau dua tahun pertama, terutama untuk mendapatkan pelanggan. Risiko utama bisnis ini adalah tidak adanya pelanggan. Kualitas produk harus diperhatikan pengusaha supaya pelanggan semakin banyak. Selamat berinvestasi dan berbisnis.




Kesimpulan

Dari hasil analisis yang saya lakukan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa usaha bisnis percetakan ini cukup mengunungkan karena jasa ini sangat dibutuhkan oleh banyak pengguna seperti masyarakat / badan / lembaga untuk membuat iklan-iklan untuk promosi produk ataupun jasa mereka kepada konsumen.

Artikel Sistem Informasi 4


Artikel Sistem Informasi 4
Microsoft Desain Ulang Bing Maps

Microsoft telah mengumumkan langkah baru dalam evolusi terhadap platform pemetaan, pencarian dan lokasi yang melibatkan desain ulang Bing Maps terhadap perubahan fitur dari kontrok AJAX yang baru. Tata letak diubah untuk mempermudah navigasi bagi pengguna akhir. “Salah satu hal yang kami ubah sisi kiri rel Bing.com/Maps yang akan langsung memberikan hal yang akan pengguna lakukan seperti mengemudi, berjalan, melihat kamera lalu lintas dan kepadatan lalu lintas, restoran lokal dan mengeksplorasi aplikasi Map,” ujar Brian Hendricks, Manajer Produk dari Bing Maps melalui laman resmi mereka.

Pemeriksaan terhadap sisi kiri akan memudahkan pengguna mendapatkan petunjuk arah dan juga akses informasi lalu lintas, dan bahkan mempelajari berbagai aplikasi peta yang tersedia. Hendricks menambahkan bahwa pekerjaan tambahan itu dimasukkan ke dalam pemersatu AJAX dan Silverlight. Pada dasarnya, Microsoft telah mengubah StreetSide menjadi aplikasi Peta. Namun, antara aplikasi Peta dengan StreetSide terus membutuhkan Silverlight untuk diinstal di komputer pengguna agar dapat bekerja.

Pengguna yang ingin mengakses aplikasi Peta silahkan mengklik explore map apps atau tombol Map Apps di kiri bawah layar. Gunakan kotak pencarian atau ubah pengaturan untuk menemukan aplikasi peta yang dicari. Pada saat yang sama, Microsoft menawarkan perbaikan kinerja browsing, pembaharuan kontrol navigasi, peningkatan Bird’s eye dan optimasi untuk perangkat mobile dengan rilis terbaru dari kontrol AJAX Maps Bing versi 7. Versi terbaru ini memiliki kecepatan bagus untuk mobile web dan akan memperkenalkan cara yang berbeda bagi pengguna untuk terhubung pelanggan. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang semua fitur dan perangkat tambahan di V7, pengguna disarankan untuk melihat kontrol peta Bing AJAX V7 SDK. (jimmyfernanda/BeritaNet.com)

http://www.beritanet.com/Technology/Web-Development/7335.html

Pendapat :
Aplikasi Bing Maps ini dikembangkan oleh para teknisi Microsoft. Walaupun Bing Maps masih dalam tahap pengembangan namun Bing Maps langsung mengklaim bahwa Bing Maps lebih lengkap dan lebih detail dari pada aplikasi map lain seperti Google Maps. Dengan Bing Maps kita akan dimudahkan dalam pencarian peta yang sedang kita cari dan juga kita dapat mengakses lalu lintas.

tags : Perbedaan Teknik Informatika dengan Sistem Informasi

Yak, kali ini Kampoeng-IT akan menjelaskan apa sih bedanya Jurusan Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Sistem Informasi dan Teknik Elektro itu.

Pertama, Jurusan Ilmu Komputer itu adalah jurusan yang mempelajari segala hal yang berkaitan dengan komputer, baik dari segi Hardware maupun softwarenya.Bagi yang berminat di bidang Hardware lebih baik mengambil jurusan teknik komputer, sedangkan bagi yang lebih berminat pada bidang software dapat memperdalam di jurusan Teknik Informatika.

dan menurut Wikipedia, Ilmu komputer (bahasa Inggris: Computer Science), secara umum diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik tentang komputasi, perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Ilmu komputer mencakup beragam topik yang berkaitan dengan komputer, mulai dari analisa abstrak algoritma sampai subyek yang lebih konkret seperti bahasa pemrograman, perangkat lunak, termasuk perangkat keras. Sebagai suatu disiplin ilmu, Ilmu Komputer lebih menekankan pada pemrograman komputer, dan rekayasa perangkat lunak (software), sementara teknik komputer lebih cenderung berkaitan dengan hal-hal seperti perangkat keras komputer (hardware). Namun demikian, kedua istilah tersebut sering disalah-artikan oleh banyak orang.


Prospek / Lapangan kerja bagi lulusan Ilmu Komputer:
Sarjana Ilmu Komputer sering dibutuhkan hampir di semua perusahaan karena pada saat ini tidak terlepas dari peranan komputer.


Teknik Informatika adalah jurusan yang mempelajari bagaimana logika-logika matematika yang digunakan pada sistem informasi. Perancangan desain informasi, pembuatan software, web design, dll merupakan hal yang menjadi bidang garap jurusan ini Kemampuan di bidang matematika akan sangat diperlukan dalam mendalami bidang informatika.

Prospek / Lapangan kerja bagi lulusan Teknik Informatika:
Berbagai perusahaan yang berkaitan dengan informasi dan komunikasi sangat membutuhkan jurusan ini, seperti PT Telkom, Indosat dan dapat bekerja mandiri sebagai programming, perancang web dll.

Sistem Informasi adalah jurusan yang pada dasarnya masih berkaitan dengan informatika. Bisa dikatakan bahwa sistem informasi merupakan salah satu aplikasi dari Teknik Informatika.

menurut Wikipedia, Sistem Informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi yaitu: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. 'Sistem Informasi' dapat berupa gabungan dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan, dimana memproses dan mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan.

Prospek / Lapangan kerja bagi lulusan Sistem Informasi:
Berbagai perusahaan seluler, Stasiun Televisi, Departemen Perhubungan, Departemen Tenaga Kerja dan kantor-kantor lain yang banyak menggunakan database sebagai acuan

Teknik Elektro adalah jurusan yang berkaitan dengan kelistrikan. Karena keluasan bidang kelistrikan maka teknik elektro mempunyai berbagaispesialisasi antara lain, Teknik ketenagaan (arus kuat) Telekomunikasi (arus lemah), Sistem kontrol, Elektronika dan Komputer.

Prospek / Lapangan kerja bagi lulusan Teknik Elektro:
Berbagai perusahaan seperti PLN, Telkom, Indosat dan menjadi dosen di perguruan tinggi.